Penerapan Digital Marketing untuk UKM
Halo, Perkenalkan nama saya Shierin Virencya, kali ini saya akan berbagi berbagai macam jenis Digital Marketing yang akan menentukan langkah mana yang akan untuk para UKM yang sedang menjalani bisnisnya di tengah pandemi ini.
Sebagai pelaku bisnis, tentu kita pasti sudah familiar dengan istilah Digital Marketing.
Saat ini, terdapat banyak sekali bisnis baik UKM maupun yang sudah besar juga melakukan pemasaran secara digital. Pasalnya, strategi digital marketing relatif lebih murah dibandingkan melakukan pemasaran lewat media cetak, radio, maupun TV.
Selain itu, Digital Marketing juga terdiri banyak jenis dan lebih mudah untuk dilakukan.
Dan seperti yang kita ketahui, terdapat jenis-jenis digital marketing dan berbagai istilah di dalamnya yang cukup rumit dalam menentukan strategi seperti apa yang cocok dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dalam bisnisnya.
Namun tidak perlu khawatir karena disini saya akan menjelaskan sedetail mungkin agar anda sekalian tidak lagi kebingungan dan tentu saja Digital Marketing ini sangat mungkin dilakukan oleh pebisnis UKM.
1. Content Marketing
Content Marketing berfokus pada proses pembuatan dan pendistribusian konten kepada target customer dari bisnis kita.
Tipe marketing yang satu ini lebih menekankan pada pembuatan konten yang konsisten, bernilai, relevan, dan engaging bagi audiens.
Dengan membuat konten yang dicari oleh audiens, kita pun bisa lebih mudah menarik pelanggan. Saat ini rata-rata bisnis menerapkan content marketing, baik melalui blog, video, podcast, e-book, dan sebagainya.
2. Instant Messaging Marketing
Saat ini hampir semua orang terhubung ke aplikasi Instant Messaging seperti Whatsapp, LINE, atau Facebook Messenger. Menurut Kominfo, jumlah pengguna Whatsapp di Indonesia per 2019 sudah mencapai 171 juta jiwa.
Jika ingin mencapai target pasar secara lebih personal, instant messaging marketing bisa menjadi pilihan untuk memasarkan produk atau jasa sekaligus salah satu cara berjualan online. Pasalnya, orang lebih mempercayai informasi yang dikirim via aplikasi chat dibandingkan lewat SMS atau email.
3. Social Media Marketing
Salah satu jenis digital marketing yang hampir digunakan oleh seluruh bisnis adalah Social Media Marketing. Lewat media sosial, kita bisa menarik pembeli, meningkatkan kesadaran orang akan brand bisnismu, bahkan membangun hubungan dengan pelanggan.
Sekarang ini, ada banyak platform media sosial yang bisa kamu pilih mulai dari Instagram, Twitter, Facebook, dan banyak lagi. Pilih media sosial yang sesuai dengan target pasar.
Misalnya, jika bisnis kita menekankan pada visual seperti bisnis pakaian, Instagram merupakan pilihan yang lebih sesuai untuk bisnismu, apalagi sekarang Instagram telah menyediakan Isntagram Shopping.
Jika spesialisasi bisnis kita adalah B2B, LinkedIn jadi platform yang tepat untukmu.
Melakukan social media marketing juga tidak memerlukan budget besar-besaran. Bahkan, kita bisa melakukannya secara gratis.
4. Affiliate Marketing
Jika tujuannya adalah agar bisnis kita semakin dikenal banyak orang, strategi marketing yang satu ini bisa kita terapkan. Dalam Affiliate Marketing, kita akan berpartner dengan seseorang, sebagai contoh influencer untuk mempromosikan bisnis kita.
Kolaborasinya bisa berupa banyak bentuk, mulai dari konten media sosial baik dalam bentuk foto maupun video konten blog, kode diskon, dan sebagainya. Untuk jenis digital marketing yang satu ini, kita tentu membutuhkan budget tertentu untuk bekerja sama dengan orang tersebut.
5. Email Marketing
Biasanya Email Marketing digunakan untuk pemasaran yang sifatnya langsung seperti menyampaikan informasi atau update, penawaran, promo, dan sebagainya. Namun, email marketing juga bisa digunakan untuk berinteraksi dengan pelanggan.
Kemungkinan besar, pelanggan menerima banyak email setiap harinya. Maka itu, perlu diterapkan sejumlah strategi dalam melakukan email marketing agar email-mu dibaca dan tidak masuk ke kotak spam. Cari tahu kapan waktu yang pas untuk mengirim email dan terus update mailing list bisnismu. Supaya tidak repot, kita bisa menggunakan jasa email marketing tools.
6. SEM
Search Engine Marketing adalah Pengoptomasi website agar muncul di mesin pencari dengan memanfaatkan iklan. Dengan kata lain, dalam penerapan SEM dibutuhkan trik mengiklankan website secara tepat menggunakan berbagai metode,
Sebagai contoh :
Pay-Per–Click yang merupakan model advertising di mesin pencari seperti Google. Pada dasarnya, model ini digunakan agar web jualan online kita bisa muncul di paling atas di hasil mesin pencari dengan cara berbayar.
Jadi, kita akan mendapat tagihan setiap kali website toko online milikmu mendapatkan klik. Biayanya tergantung pada kualitas situs web jualan online dan kata kunci yang dipilih. Strategi PPC ini bisa menjadi solusi jangka pendek untuk memasarkan bisnis dan cara berjualan online yang efektif untuk menawarkan promo-promo tertentu.
7. Search Engine Optimization (SEO)
SEO dilakukan untuk mengoptimasi agar website toko online-mu punya ranking yang bagus pada hasil mesin pencari. Lalu apa bedanya dengan PPC? Kalau PPC sifatnya berbayar, SEO sifatnya organik dan gratis.
Berbeda dengan PPC, SEO ini sifatnya jangka panjang. Bagaimana cara menerapkannya? Salah satunya dengan memilih kata kunci yang tepat dan memastikan website toko online SEO friendly. Kalau gak mau pusing, kita bisa menggunakan jasa pembuatan toko online sehingga website toko online lebih optimal.
Referensi :
https://www.ocbcnisp.com/en/article/2021/09/06/digital-marketing-adalah
Demikian Blog ini saya buat,
Mohon Maaf jika ada kesalahan dalam penulisan kata maupun kalimat
Sekian dan Terima Kasih.

Comments
Terimakasih^^